Tuesday, December 21, 2010

gua

sedikit nggak percaya sama kata mimpi. sahabat. cinta. karena terlalu melankolis. terlalu. cewek banget. manusia banget. remeh.

emang cuman pemikiran gua aja, dan bukti nyata di luar sana soal orang yang bermimpi dan ber-fucking-hasil itu banyak. tapi, yah. gimana ya.

jadi gua ganti kata mimpi dengan ambisi.

jadi gua kepengen bikin cerita yang nggak menjual mimpi, yang nggak happy ending sama sekali, menjurus tragis tapi nggak bikin frustasi.

jadi mungkin lo semua harus yakin sama diri sendiri.

2 comments:

  1. "menjurus tragis tapi gak bikin frustrasi"

    Macam bittersweet ending gitu?

    ReplyDelete
  2. ets, tidak. tentunya yang bikin pembaca 'wtffff' sama endingnya.

    ReplyDelete

I (F/30) am my father's son

when he actually has two.                         My 9 years junior dislikes his middle name, cutely given after a French legend because our...